Hari Kemerdekaan

17 Agustus, merupakan hari yang dirayakan sebagai hari kemerdekaan bangsa Indonesia. Bermacam-macam kegiatan dilakukan untuk menyambut hari jadi bangsa Indonesia. Sejarah mengatakan bahwa kita harus kembali mengingat perjuangan para pahlawan yang mempertaruhkan nyawanya untuk membebaskan rakyat Indonesia dari penjajahan. Perjuangan patriotik ini harus dibayar dengan pengorbanan. Pertanyaannya apakah perjuangan ini berakhir (hanya) dalam tindakan patriotik para pahlawan? Tidak, karena perjuangan ini akan terus berlanjut.

Secara umum kita selalu memaknai kemerdekaan pada tataran kolektif sebagai suatu bangsa. Terpenuhinya keadilan sosial, tidak adanya diskriminasi agama, suku dan ras, terciptanya pendidikan yang layak, kesehatan yang layak dan tidak adanya korupsi, seringkali menjadi ukuran yang dipakai untuk menilai kemerdekaan suatu bangsa. Bagi saya pemikiran konsep kemerdekaan seperti ini adalah sangat utopis. Mengapa bersifat utopis? Pemikiran-pemikiran seperti ini bukan saja mustahil akan terjadi sekalipun tidak mustahil untuk diusahakan tapi pemikiran-pemikiran mengenai kemerdekaan seperti ini akan membawa kita pada cara berpikir kolektif yang bisa saja menghilangkan keunikan diri kita sebagai suatu pribadi. Kebebasan di atas bisa diraih dengan cara sadar akan siapa diri kita dan apa tanggung jawab pribadi kita.

Hari kemerdekaan

Hari kemerdekaan adalah hari dimana kita bisa bebas merasakan apa yang telah kita perjuangkan sebagai seorang individu dimana akan memberi dampak pada orang lain di sekitar kita. Sebagai seorang mahasiswa atau pelajar, hari kemerdekaan adalah hari dimana kita mengusahakan tercapainya pencapaian akademis, dinyatakan lulus dan kemudian memberi dampak bagi orang lain. Usaha ini awalnya datang dari kebutuhan pribadi kita masing-masing sebagai seorang akademisi. Jika anda sebagai seorang yang bekerja pada sektor swasta ataupun negeri, kemerdekaan adalah apa yang sedang anda kerjakan itu bisa diselesaikan dengan baik dan dengan hasil yang bisa memberikan kepuasan pada anda dan keluarga.

Namun syarat untuk mencapai kemerdekaan seperi ini bukan berasal dari lingkungan sosial dan kolektif tapi berasal dari tanggung jawab individu sebagai manusia. Kesadaran mengenai tujuan hidup , siapa diri kita dan apa visi kita secara pribadi akan membantu kita mencapai hari kemerdekaan. Memaknai hal ini maka kita tidak saja merayakan hari kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus tapi setiap hari adalah hari dimana kita bukan lagi merayakan namun memperjuangkan setiap tanggung jawab dan setiap tujuan hidup kita sesuai peran kita masing.

Para pejuang telah berjuang untuk membebaskan kita dari penjajah, apakah kita sudah berjuang untuk membebaskan diri kita sendiri? Kebebasan adalah situasi dimana kita bisa tampil sebagai suatu individu yang unik, tampil apa adanya secara real dan memiliki fungsi positif bagi orang lain.

One thought on “Hari Kemerdekaan

  1. Setuju amavolta..

    Kebebasan untuk menjadi dirisendiri dan bisa berarti bagi orang lain sangat diperlukan saat ini, semoga moral manusia di Indonesiaku ini bisa lebih baik,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s