Malam minggu saya

Awalnya saya mau memberi judul tulisan ini “Cewek Cantik Otak Onta” tapi saya pikir itu terlalu vulgar dan tidak baik bagi kesehatan mental pembaca dan juga kesehatan mental saya sebagai penulis, dengan pertimbangan itu saya memilih untuk memberi judul yang lebih romantis.

Baiklah, apa yang saya tuliskan tidak ada sangkut pautnya dengan aliran agama manapun (di luar Kristen) dan tidak ditujukan untuk menyinggung aliran agama lain di luar Kristen, tujuan dari tulisan ini adalah sebagai refleksi saya secara pribadi dan bagaimana kita menggunakan logika dalam berargumentasi.

Ceritanya begini:

Jumat, 1 Maret 2013 ada seorang teman yang menulis di wall teman saya di Facebook, kebetulan yang menulis di wall facebook teman saya ini bertanya mengenai kekristenan dan mempersoalkan mengenai ke-Tuhanan Yesus. Kira-kira beginilah postingannya:

mazmur (5:8) tetapi aku ,berkat kasih setiamu yg besar aku akan masuk ke dalam rumahmu..sujud menyembah ke arah baitmu yg takut akan engkau.jika yesus itu tuhan knp dia bersujud menyembah tuhan lain dan berkata takut akan engkau..bukanya yesus itu tuhan.pahami ayat ini

Saya sudah menanggapi pertanyaan tersebut dengan argumentasi yang menurut saya logis karena yang pertama, apa argumentasi logis dia mengangkat Mazmur 5:8 lalu mempertanyakan tentang ke-Tuhanan Yesus? Kedua, apakah ayat yang dia angkat itu menunjukan bahwa yang bersujud menyembah adalah Yesus?

Strawman

Dari pertanyaan yang dia tanyakan saja saya awalnya sudah tahu bahwa orang yang sedang saya hadapi telah melakukan sesat pikir jenis strawman. Apa itu strawman? Strawman adalah argumen yang membuat sebuah skenario yang dengan suatu imej yang menyesatkan, kemudian menyerangnya. Jelas dalam argumen lawan debat saya, dia sedang melakukan strawman dimana dia percaya atau membuat skenario bahwa yang bersujud kepada Allah pada Mazmur 5:8 adalah Yesus padahal bukan.

Red Herring

Dalam diskusi selanjutnya ketika saya bertanya “nah anda tahu di ayat Mazmur yg anda angkat untuk mempersoalkan tntg Yesus…apakah di ayat itu menunjukan bahwa yg bersujud menyembah adalah Yesus?”, lawan debat saya malah bertanya balik “Klo bukan yesus siapa???” lah, bukankah seharusnya dia yang membuktikan hal tersebut, lalu dia kemudian beralih dengan memberikan ayat di injil Matius 10:34-36.

Melihat mengenai pola debat yang tidak fokus ini saya juga menyadari bahwa lawan debat saya juga sudah melalukan jenis sesat pikir yang lain yaitu red herring. Apa itu red herring?  Red herring adalah argumen yang tak ada sangkut-pautnya dengan argumen lawan, yang digunakan untuk mengalihkan perhatian orang dari perkara yang sedang dibahas, serta menggiring menuju kesimpulan yang berbeda. Kenapa? Karena awalnya konteks debat saya dan dia adalah di Mazmur 5:8 dan dia belum membantah atau memberikan jawab atas pertanyaan yang saya ajukan tapi malah sudah beralih pada hal yang lain? aneh bukan? Orang-orang yang biasa melakukan sesat pikir jenis ini adalah mereka yang sudah terdesak dan tidak memiliki argumentasi sehingga mencoba mengalihkan pertanyaan atau fokus masalah seolah-olah mereka yang memegang kendali dalam suatu perdebatan.

Ad hominem

Perdebatan bukanlah suatu perdebatan jika tidak menyerang pribadi orang lain, mungkin inilah yang dipercaya oleh lawan debat saya. Dia berkali-kali menyerang saya dengan mengatakan bahwa otak saya tidak waras, dan saya seorang kafir  namun saya anggap ini sesuatu yang biasa bagi orang dengan  tingkat kecerdasan logika yang rendah, yah..jika anda tidak mempunyai argumentasi yang logis seranglah orangnya jangan serang pemikirannya, begitu pikirnya.

Penutup

Ketika menulis tulisan ini, saya sepenuhnya sadar bahwa saya bukanlah seorang ahli logika yang bebas dari sesat pikir namun saya kembali merefleksikan diri dan saya mendapati bahwa saya masih jauh untuk menjadi seorang ahli logika. Refleksi ini kemudian membawa saya sampai pada pemahaman bahwa saya harus berusaha untuk BELAJAR dan meminimalisir sesat pikir ketika berargumentasi.

Pada konteks perdebatan saya dengan temannya teman saya ini, saya hanya berusaha memberikan jawaban logis atas apa yang dia tanyakan mengenai kekristenan, awalnya teman saya mewanti-wanti saya untuk tidak usah ditanggapi pertanyaan-pertanyaan yang menurutnya tidak penting tapi saya kemudian berpikir bahwa kekristenan harus bisa dipertanggung jawabkan, dengan kata lain iman kita sebagai orang kristen harus bisa dipertanggung jawabkan dan pada titik inilah saya akan terus BELAJAR  untuk mempertanggung jawabkan iman saya. Bagaimana dengan anda sebagai orang kristen?

berikut adalah gambar mengenai diskusi kami:

1
1
2
2

3
3
4
4
5
5

 

 

12 thoughts on “Malam minggu saya

  1. Hahaha, “Mana pengakuan Yesus di dalam alkitab bahwa dia beragama Kristen?” oh my!! That will make my day! Seriously😀

  2. Sabar, Pace…
    Ingat ayat pada Lukas 23:34. Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”😀

    Dan sekedar saran, bagaimana kalau judul tulisan ini jangan “Malam Minggu Saya”, karena dalam tulisan yang pace tulis ini tidak ada sangkut pautnya dengan malam Minggu (Sabtu). Gimana kalau judulnya diganti menjadi “Malam Jumat” saja.

  3. Anyway, jadi ingat beberapa tahun lalu seorang mahasiswa bernama Voltaire Talo bertanya hal serupa kepada saya, “Memangnya Yesus Tuhan? Mana buktunya Yesus itu Tuhan?” hahahaha

  4. Thx kk buat linknya. Punya pikiran yg sama, tp dpt pengetahuan br soal 3 konsep tadi. Blm pernah menghadpi org2 bgt scr langsg tapi prnh beli dan baca satu buku dr orang yg mencoba mengkritisi konsep penginjilan dgn 3 konsep yg td kk pakai. Menghadapi org2 bgt jg buat b belajar untuk snd cepat2 ambl ksmplan soal kepercayaan org lain krn b juga snd tau agama lain secara mendalam. Mencoba konsisten sih kk, b biasa berani mengkritisi kalau b betul2 sudah pelajari secara benar dan mendalam. Juga, pertanyaan2 org spt itu buat b kembali baca alkitab dan temukan jawaban.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s