Menikmati hidup

sumber gambar di sini

Dalam menjalani hidup  yang terpenting adalah menikmati. Menikmati semua proses yang dialami, menikmati setiap hubungan yang pernah kita bangun tidak peduli hubungan itu gagal ataupun berhasil bahkan menikmati semua ketertinggalan atau kemunduran kita. Untuk yang terakhir mungkin beberapa pernah merasakan bahwa dirinya jika dibandingkan dengan teman atau kerabatnya maka proses hidup yang dialami sangat lambat bahkan mengalami kemunduran. Tidak cepat sama seperti orang lain. pertanyaannya adalah bagaimana cara kita bisa menikmati setiap proses hidup yang kita jalani? Apa yang akan kita lakukan jika kita tertinggal dari orang lain?

Hic et nunc

Tidak jarang kecemasan yang kita alami merupakan kecemasan akan masa depan kita. Kecemasan ini bahkan memberi kita gambaran yang kabur untuk melihat diri kita sendiri, menghambat kita dalam melakukan refleksi dan memikirkan hal-hal yang esensi dalam hidup. Sumber dalam kecemasan kita salah satunya adalah ketika kita memfokuskan diri untuk masa depan kita. Menghabiskan waktu berpikir mengenai masa depan akan membuat kita hidup dalam angan-angan belaka. Apa yang akan terjadi pada hidup kita di masa depan akan ditentukan dengan bagaimana kita hidup dalam ‘kekinian’. Kini dan sekarang. Hidup dalam kekinian dan menikmati semua proses yang kini sedang kita alami merupakan hal yang menentukan akan jadi seperti apa kita di masa depan. Bukankah kita mengatur atau merencanakan masa depan kita di waktu sekarang?

Mengalami kemunduran

Banyak manusia yang berpikir bahwa mereka harus menjalani hidup dengan kehidupan yang bergerak maju. Mengalami keberhasilan dan terus maju adalah indikator buat mereka yang menganut paham ini. Namun, hidup tidak saja berbicara tentang keberhasilan, ada waktu dimana kita harus merenungkan dan mundur beberapa langkah ke belakang untuk melihat apa yang sebenarnya sedang terjadi dalam hidup kita. Sikap untuk mundur beberapa langkah kebelakang dalam hidup akan membuat kita melihat bahwa hidup itu indah, mungkin dalam masa-masa ini kita akan membandingkan diri kita dengan orang lain yang hidupnya penuh dengan progress, tapi ini adalah hidup kita sendiri dan bukan hidup orang lain. saya membayangkan bahwa ketika mengalami kemunduran atau kita harus mengambil langkah mundur ke belakang itu sama seperti ketika ada seorang anak yang pergi melihat pameran lukisan di gallery, anak ini kemudian melihat lukisan pemandangan dengan jarak yang terlalu dekat, karena terlalu dekat dengan lukisan, anak tersebut tidak bisa menikmati keindahan lukisan ini, maka dia memutuskan untuk  mengambil langkah mundur sehingga seketika itu juga ia bisa melihat lukisan pemandangan tersebut lengkap beserta dengan tiap detil ukiran bingkainya. Anak tersebut menikmati lukisan itu. Mengalami kemunduran dalam hidup bukan sesuatu yang buruk, hal tersebut akan membantu kita melihat grand design hidup yang sedang kita jalani.

Empati

Empati merupakan salah satu cara untuk menikmati hidup.  Empati mengandung arti kepekaan yang mendalam terhadap apa yang sedang dirasakan orang lain. Dalam dunia yang terkadang lebih mengutamakan prasangka, empati sepertinya tidak bisa mendapat ruang dalam budi manusia. Ruang untuk empati sebagai salah satu sifat dasar makhluk sosial sudah ditempati dengan prasangka, hal ini kemudian yang mengakibatkan hilangnya keinginan untuk berbagi. Berbagi suka maupun duka. Proses komunikasi yang bersifat empati dan mendalam menjadi kian langka karena tumbuh suburnya benih prasangka dalam relasi antar manusia. Jika rasa empati hilang bagaimana mungkin kita bisa menikmati hidup?

Voltaire Talo

4 thoughts on “Menikmati hidup

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s