Mitos Air Jawa (kisah dari Asrama)

Kisah berikut adalah sepenggal kisah konyol anak-anak asrama…

Disana kami bukan saja menuntut ilmu, belajar untuk mendaraskan doa-doa kitab suci dengan baik, rajin pergi misa , bekerja sama baik dalam konteks yang benar maupun konteks yang lainnya….

Tapi di tempat itu. Di asrama itu kami belajar hidup. Untuk menghadapi kehidupan yang rumit dan penuh dengan tekanan, menurutku perlu beberapa kebodohan..perlu setidaknya sedikit kekonyolan… paling tidak itu membantu kita agar tidak menjadi sadar…terkadang kesadaran akan kehidupan itu sangat menyakitkan…. Ingat…sangat menyakitkan…. Sehingga kata teman saya, kesadaran itu menyakitkan dan lebih baik mabuk. Mabuk cinta ataupun mabuk anggur sama-sama nikmat.🙂

Hidup itu sebuah keadaan paradoks yang harus dijalani teman…. Kita tidak bisa menjalaninya hanya dengan sukacita, tanpa dukacita…. Kita menjalani hidup dengan kebahagiaan dan kesedihan… kita menjalani hidup dengan kepintaran dan kebodohan/kekonyolan.. dan adakala kita menjalani hidup dengan mempercayai mitos-mitos orang tua disamping mempercayai Tuhan.

Kehidupan yang dijalani dengan kekonyolan digambarkan dengan baik dalam film La Vita e Bella (Life is Beautiful)… Guido (Roberto Benigni) menjalani kehidupan yang penuh dengan tekanan dalam camp Nazi dengan kekonyolan dan kebodohan, dengan canda. Cara ini membuat Guido dan anaknya tidak sadar bahwa mereka sedang ada di camp Nazi … namun, kekonyolan tersebut memberi makna bahwa hidup itu indah…

Mitos Air Jawa

Air Jawa..hmmmm… apa definisinya? .. air ya benda cair. Jawa itu nama salah satu pulau di Indonesia… jadi definisi Air Jawa adalah benda cair yang berasal dari pulau Jawa… lalu apa itu Mitos? Mitos itu cerita yang mengandung kepercayaan, biasanya kepercayaan tentang dewa, pahlawan, alam dan manusia.

Oke langsung saja pengalaman saya dan teman-teman di Asrama yang ada di Kota Ende, Pulau Bunga..

Waktu tinggal di Asrama, ada banyak sekali tekanan. Selain harus hidup mandiri dan hidup menurut aturan Lonceng asrama, kami juga hidup menurut aturan senior-senior yang waktu itu mengatur asrama.. ada suka dan ada duka ketika hidup dalam realitas senior-junior dalam dunia pendidikan… Namun, asrama bukanlah camp konsentrasi Auschwitz . Justru dalam kondisi seperti itu banyak hal kreatif yang tidak pernah terpikirkan oleh orang lain, yang kami lakukan… misalnya: belajar metode bolos dari film Nicholas Cage, merubah desain lemari-lemari asrama sehingga kalau bolos kita bisa sembunyi di lemari, ada teman yang cukup pandai dalam hal elektronik sehingga dia bisa membuat setrika menjadi pemanas air , dan masih banyak lagi… kreatif dan sedikit bodoh, namun kami menikmati hal tersebut… menikmati hidup disana..🙂

Baik, saya akan langsung cerita mengenai mitos air jawa..

Kami yang kebanyakan berasal dari berbagai pulau dan daerah di NTT secara kolektif meyakini mitos mengenai air jawa (meskipun hal ini mungkin tidak kami sadari)..waktu kelas 3 dulu, saya dan teman-teman sempat terheran-heran kenapa kakak-kakak kelas kami yang dulunya hitam, berambut keriting namun ketika mereka kuliah di Jawa, mereka berubah menjadi lebih ‘terang’. Rambutnya lurus. Hmmmm….suatu perubahan yang indah…🙂

Salah satu teman berpendapat bahwa perubahan tersebut terjadi karena mereka yang kuliah di Jawa sudah kena ‘air Jawa’. Meskipun secara kognitif dan intelektual anak-anak asrama tergolong rata-rata ke atas, namun kami percaya hal itu…

Kembali ke kehidupan saya dan teman-teman di asrama.

Ada seorang teman yang waktu itu ingin mengikuti  tes masuk di Universitas Trisakti, dan kami tahu dia mau berangkat.. saat itu saya dan teman-teman di asrama memesan agar ketika dia pulang kembali ke Ende, dia harus membawa air jawa,,,  kami mau mencoba membuktikan secara empiris khasiat air jawa…

Tak disangka, teman kami pulang dengan membawa ± 5 botol  air jawa (sebenarnya saya lupa jumlah pasti, yang saya ingat lebih dari 1 botol).. (Botol 1,5 Liter).. fantastic …🙂

Keesokan harinya kami misa pagi jam 4.30 WITA, saatnya kami menguji khasiat air jawa..ada teman yang campur air jawa dengan air dalam bak lalu mandi, ada yang gosok gigi dengan air jawa, saya sendiri memilih untuk menucuci muka dengan air jawa… namun, sekali lagi saya tidak ingat jumlah pasti teman-teman yang terlibat kebodohan ini, yang jelas ada banyak dan bukan hanya saya sendiri….. kami menikmati..😛

Selesai misa pagi, kami sarapan dan bersiap untuk ke Sekolah…sebelum Sekolah kami mencuci muka.. yeah, mencuci muka dengan air Jawa.. saat ke sekolah salah seorang teman mengatakan kalau misalnya di sekolah ada yang memuji dia, dengan mengatakan dia tambah cool,atau tambah ganteng, berarti Air Jawa ini berkhasiat…🙂

Di kelas, ketika saya masuk untuk mulai pelajaran, ada seorang teman cewek yang mengatakan saya dan teman-teman asrama kelihatan fresh …🙂 mendengar pernyataan itu saya kaget, saya dan beberapa teman asrama  yang waktu itu sekelas tertawa dan dalam hati berkata…. “Horeee, air jawa berhaasil..punya khasiat..”saya tidak menyangka…:)

Setelah pulang sekolah dan setelah makan siang, suasana kamar pakaian asrama rame, karena bukan saya saja dan teman-teman kelas 3 IPA 1 yang dikatakan fresh, tapi teman-teman asrama dari kelas lain pun, yang menggunakan Air Jawa, menceritakan pengalaman mereka di sekolah…ada yang mengatakan mereka tambah cool,  tambah ganteng, dan pujian-pujian lainnya.. …kesimpulannya Air Jawa memang benar-benar berkhasiat..🙂

Itulah kisah saya dan teman-teman di Asrama… ada teman-teman yang masih ingat, ada juga yang mungkin sudah lupa…saya sendiri masih ingat karena hal ini berkesan..🙂

Secara tidak sadar mungkin mitos air Jawa ini menjadi faktor  agar saya kuliah di Jawa..biar tambah putih..tambah ganteng… hmmmmmmmm😉

Hampir 5 tahun sudah saya di Jawa…

Tapi , saya tetap berkulit hitam, meskipun tambah manis…

Rambut saya juga masih ombak dan keriting, meskipun sudah keramas dan mandi setiap hari dengan Air Jawa…hahahaha😀

Saya menikmatinya…  dan bukankah Hidup itu Indah dengan sedikit kekonyolan dan kebodohan ?

Pesan:

Buat teman- teman di NTT, yang mau kuliah di Jawa karena ingin kena ‘Air Jawa’, jangan khawatir..Air di tempat kita sama dengan Air Jawa meskipun agak berkapur…lagipula sekarang sumber air su(sudah) dekat, jadi buat apa susah-ke Jawa untuk cari air..Kalo dulu, Boleh ..

Akhirnya saya harus menutup kisah ini dengan filosofi hidup Joker :  Why so Serious ? 

9 thoughts on “Mitos Air Jawa (kisah dari Asrama)

  1. ternyata jawa ni bukan saja terkenal dengan mitos airnya tetapi terkenal juga dengan mitos nona/gadis jawa…
    dulu kaka dong pulang libur dari jawa dong bilang ”adooo… katong pung nona2 dong sonde ada yang paling cantik,, harim yang cantik tu hanya harim jawa dong.. ini mba jawa dong puuuuuttttiiii mamatiii na….”

    wiiiiuusssss (tiba tiba 2003)…
    b datang di sini dan menyaksikan langsung ternyata…….@#$%^ b pung kawan pung carita sonde semuanya benar… ternyata di sini nona Ternate lebih manis na… (ehhemmm tau to bro… mau sapa lai kalo bukan maitua sandiri) wkwkwkwkwkwkwkw

    sukses Amavolta hehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s