Hic et nunc

Malam ini,

aku kaku dihadapanMu.

Aku kaku ketika Kau bertanya, apa yang telah kulakukan.

Lirih keraguan terdengar dari hembusan nafasku. Kau sabar menunggu.

Sungguh, aku kehilangan bentuk dihadapanMu.

Rasionalisasi dan berbagai Defense Mechanisms coba kulakukan untuk menjawab tanyaMu.

Siapa yang menyangka bahwa dihadapanMu, aku menjadi Persona non grata  bagi diriku sendiri.

Di depan kemegahanMu aku tampil munafik

Saat ini yang ingin kuucap dari bibirku adalah “da mihi castitatem et continentiam, sed noli modo

Seperti sang bijak dari Hippo !” Murnikan aku, pulihkan aku, tapi jangan sekarang !”

Salatiga, 28 06 2011

01.21am

2 thoughts on “Hic et nunc

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s